sebagai anak muda, wajar kalo dia punya pacar. sebagai anak muda juga wajar kalo dia di sukain lawan jenisnya. sebagai anak muda wajar juga suka sama lawan jenisnya. mungkin mereka mendapatkan apa yang mereka cari atau bahkan tanpa perlu mereka cari, akan hadir dengan sendirinya. banyak wanita cantik bertabur layaknya beras di lempar ke kandang ayam. semua ayam menghampiri dan mematok-matok beras yang terjatuh ke permukaan tanah. beberapa ayam lain bahkan kenyang dengan berasnya, namun ada satu ayam, kecil dan buluk.. ga dapet beras sama sekali karena kalah saing. beginilah hidup gue.
waktu nongkrong di kantin belakang kampus gue. sempet beli rokok di salah satu warung. sambil nunggu kembalian gue liat di deket mika kaca buat naro lauk-lauk dagangan, ada tulisan "iman itu dua, yang pertama sabar dan yang kedua syukur". ngebaca tulisan itu, hati gue mulai terenyuh-enyuh.. pas gue baca lagi keterangan di bawahnya, ini kata-kata ternyata kutipan Hadits. bener-bener mengharukan. gue sadar, selama ini emang hidup gue ga pernah yang namanya sabar sama bersyukur.
bagaimana teori yin dan yang bekerja adalah salah satu keseimbangan bagaimana antara pikiran dan hati menuju keseimbangan hidup. gue emang bukan orang cina.. tapi sedikitnya gue faham makna simbolik anggun yang sering kita sebut yin yang. gue seneng kalo liat simbol ini. dan pada tiap-tiap manusia memiliki keseimbangan karena ia memiliki energi atau yang gue kenal itu ci.
untuk mencapai kehidupan yang seimbang, hal kecil dan pertama yang harus gue lakukan adalah berfikir positif. sekeras apapun pengaruh negatif yang sering muncul di otak kita, hanya satu yang bisa ngelawan yakni positif think. pengaruh-pengaruh yang timbul pun akhirnya akan kembali ke diri kita. seperti halnya konsep intregity pada basis data, kita tidak akan pernah membuat suatu informasi yang benar dari data yang salah. kalo di tafsirin secara harfiyah ke dalam hidup kita, kita tidak akan pernah baik selama yang kita rasakan dan pikirkan itu jelek.
apapun pekerjaan yang berkategori "kebaikan" memang sulit di lakukan. kita tidak perlu memaksakan kehendak, karena jika sesuatu yang dipaksaakan akan lahir sebuah kemarahan. yang perlu kita lakukan hanya sedikit istiqomah, menjalani apa-apa yang mudah dan baik untuk kita, sehingga lama-lama akan terbiasa dan kesabaran insyaAllah akan hadir menyelimuti hati kecil kita dan
" SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA "
No comments:
Post a Comment